Sayu hatiku bila mengenang nasib diri ,
Apalah daya aku sebagai insan biasa
yang hanya menagih kasih simpati
Tidakkah kau sedar bahawa hati ini telah kau guris
Kau guris setajam-tajamnya
Pedih! sakit! Aduhh
Namun ku cuba bertahan , berselindung di balik wajah palsu ini
Tetapi kini aku sudah tidak berdaya lagi
Tolong laa , tolong laa
Berhenti menyiksa diri ini , dia tidak tertahan lagi
Hantarlah dia ke tempat yang lebih suci
Kau katakan kau takut ,
Kau takut akan kehilangan ku , namun dimana rasa belah kasihan mu
Dimana kau campakkan , di mana kau buangkan !
Kau katakan kau takut
Kau takut akan kesedihan , kau takut akan kesunyian
Tapi mengapa ?!
Mengapa kau melayani aku sebergini rupa !
Apakah salahku ,
Mengapa aku tidak dapat merasakan bahwa engkau menghargai diri ini .
Kau tidak langsung menjaga hati ini seperti mana kau janjikan ,
Aku ini benar-benar tersiksa kau tahu
Kasih ,
Jangan dibiarkan syaitan iblis menawan hatimu ,
Lawan , lawan , kau lawan mereka habis-habisan ,
Mereka itu hanya jahanam yang merosak kan kita
Aku ini benar-benar butuh kamu kasih ,
Namun tiada gunanya lagi aku merayu ,
Kau tak akan pernah sedar dari dodoian si laknat itu
Cukup cukuplah !
Tinggalkan aku jika kau mahu mereka ,
Tinggalkan aku jika benar kau menyayangi mereka
Biarkan aku sendirian ,
Rela diri ini sunyi dari disakiti !
tolonglah , hentikan menyakiti diri ini , dia tidak berdaya lagi , jika kau sayang , kau jagalah dia semolek moleknya .
nyonya
Tuesday, December 2, 2008
Aduh Pedih !
Posted by nyonya! at 4:15 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment