CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Tuesday, December 2, 2008

Sepi

Bisik Ku Pada Bulan ,
Kembalikan ,
Temanku Kekasihku Syurgaku ,
Tanpa Dia Malamku ,
Sepi Menemani ,
Bulan Jangan Biar Siang ,
Biar Alam Ini Kelam ,
Biar Ia Sepi Seperti Ku .

sepi sebuah cerita tentang kehidupan yang menyayat hati , kisah cinta yang tak dapat dilupakan .

Aduh Pedih !

Sayu hatiku bila mengenang nasib diri ,

Apalah daya aku sebagai insan biasa

yang hanya menagih kasih simpati



Tidakkah kau sedar bahawa hati ini telah kau guris

Kau guris setajam-tajamnya

Pedih! sakit! Aduhh

Namun ku cuba bertahan , berselindung di balik wajah palsu ini



Tetapi kini aku sudah tidak berdaya lagi

Tolong laa , tolong laa

Berhenti menyiksa diri ini , dia tidak tertahan lagi

Hantarlah dia ke tempat yang lebih suci



Kau katakan kau takut ,

Kau takut akan kehilangan ku , namun dimana rasa belah kasihan mu

Dimana kau campakkan , di mana kau buangkan !



Kau katakan kau takut

Kau takut akan kesedihan , kau takut akan kesunyian

Tapi mengapa ?!

Mengapa kau melayani aku sebergini rupa !



Apakah salahku ,

Mengapa aku tidak dapat merasakan bahwa engkau menghargai diri ini .

Kau tidak langsung menjaga hati ini seperti mana kau janjikan ,

Aku ini benar-benar tersiksa kau tahu



Kasih ,

Jangan dibiarkan syaitan iblis menawan hatimu ,

Lawan , lawan , kau lawan mereka habis-habisan ,

Mereka itu hanya jahanam yang merosak kan kita



Aku ini benar-benar butuh kamu kasih ,

Namun tiada gunanya lagi aku merayu ,

Kau tak akan pernah sedar dari dodoian si laknat itu

Cukup cukuplah !



Tinggalkan aku jika kau mahu mereka ,

Tinggalkan aku jika benar kau menyayangi mereka

Biarkan aku sendirian ,

Rela diri ini sunyi dari disakiti !

tolonglah , hentikan menyakiti diri ini , dia tidak berdaya lagi , jika kau sayang , kau jagalah dia semolek moleknya .



nyonya

Hati ini merajuk

Terasa seperti disuruh mati
Bila bibir tak dapat berkata
Terasa kejam dunia ini
Bila nyawa dicanang dua

Mahunya saja aku jerit ke langit
Bertanyakan kenapa dan mengapa
Aku ingin benar mengadu sakit pada angin
Bila hati ini disiat-siatkan

Aku ini bukan anak kecil
Yang tidak tahu apa itu hati
Yaa , mungkin aku si dungu
Yang tidak tahu untuk menghargai

Biar saja aku sendiri
Tak perlu dipujuk , usah kau pujuk
Tiada maknanya lagi
Tidak ku hulur pada yang tak sudi

'nyonya'

Monday, December 1, 2008

Aku hanya ingin berkarya

Aku perlukan tempat
Aku perlukan kertas
Sudah semestinya aku perlukan pen
Aku perlukan kisah agar dapat dicoretkan
Aku jua ingin pendengar agar dia dapat dengar apa yang aku cuba luahkan
Aku perlukan perlakon untuk melakonkan perasaan ini
Aku sekadar hanya ingin berkarya.
'nyonya'

Bulan Bintang senyum .

Lewat malam ini , daku mendongak ke langit hitam
Daku terlihat bulan dan bintang
Mereka tersenyum kepada ku , mungkinkah ?
Bertapa indah ciptaannya bukan
Terlampau chantek untuk dikritik
Mahupun di perkotak katikan .

Bulan , mungkinkah senyuman indah mu itu hanya untuku ?
Bintang , mungkinkah sinar cahayamu itu bersinar untuku ?
Aku ingin benar bahagia , bahagia ditemani sang pencinta ,
Lantas mendongak ke langit lalu bertemu dengan kalian .

Daku cemburu akan kalian ,
Kalian dicipta sungguh sempurna , tiada cacat cela
Kalian senantiasanya bahagia tiada masa untuk berduka ,
Mengapa daku tidak dapat merasai nikmat sebergitu .

Wahai bulan , wahai bintang
Bantu aku , gembirai hati ini
Lindungilah hati ini ,
Jangan dibiar kesedihan , pinta .

'nyonya'

Ku Bertanya ?

Adakah diriku kau tak perlu lagi?
Adakah cintaku kau tak perlu lagi?
Adakah dirimu dah berubah hati terhadap diriku?
Adakah selain bertakhta dihatimu?
Hinggakan dirimu merubah cintamu
Benarkah janjimu yang kau beri dulu kepada diriku?
Kau pernah berkata cintamu adalah selama lamanya
Bulan menjadi saksi pada malam itu
Kau kata, kau cinta..
Sayangku dengarlah rintihan hatiku
Ingin kau kembali seperti dahulu
Kenangan di jiwa membuat ku rindu
Kepada dirimu
Kiranya diriku kau tak perlu lagi
Simpanlah kenangan cita cita di hatiWalaupun sukarku akur kali ini
Biarlahku pergi
Owh maafkanlah ku bertanya..

Mimpi Indah

Senyummu bagai dingin pagi
Yang bisa melenakan
Mendamaikan Hati yang bergelora
Aku ingin terus lena dibuai mimpi indah
Mimpiku untuk memilikimu selamanya

Apalah dayaku
Aku hanya pencinta rahsia
Tidak ku rela dikejutkan dengan dentuman guruh
Yang memancar dari bibirmu
Bahawa aku hanya menjunjung angan-angan
Kerana aku pasti
Airmata duka akan membanjiri lubuk hati ini

Sungguh demikian , aku pasti
Pelangi akan kunjung tiba
Bahkan sinarnya lebih indah
Lebih persona dan membahagiakan
Maafkan aku andai tika itu
Kau tiada lagi dihatiku .

'nyonya'

Tertulis Untukmu

Engkau ibarat hujan , yang datang kepadaku
Tika matahari sedang memancar dengan teriknya
Namun ,
Kau datang ibarat cahaya yang menerangi jalanku
Membuatku terjunam ke tasik kebahagian ,

Tika kita bersama , tiada apa yang dapat memusnah
Kebahagian ini ,
Kita bahagia .. Namun kau bukanlah tertulis untukku ,
Kau ibaratkan ,
Seorang sahabat , rakan , teman , dan kau hanya menyanyangi ku ,
Tetapi bukan mencintai ku ,

Sesungguhnya kau tidak pernah mengetahui dan
Tak akan pernah mengetahui bahwa aku amat
mencintaimu sepenuh hatiku.
Tetapi ianya akan hanya kekal didalam hatiku
Hanya sebagai kenangan atau memori
Yang paling indah pernah ku alami .

Namun ingatlah , kasih sayangku padamu
Tak akan pernah luntur , walau badai datang melanda
walau taufan datang menyerangi , walau tsunami datang membidas pandai .
Kasih sayangku padamu akan kekal abadi , sampai bila-bila
Selagi hayatku masih adaa .

nyonya

Sunday, November 30, 2008

Sukarnya menjadi seorang anak ,
Membantah dikatakan tidak ,
Mendengar mengiakan sahaja ,
Lantas terasa dada bagai dihiris tajam ,'

Dimana mahu diluahkan resah yang terkumpul ?
Kemana mahu dialih jiwa yang sedang luka ,
Kini baru kusedari betapa payah ,
Susah menjaga perasaan ,'

Luka yang berbekam dihati amat sukar diusir ,
Rasa perit yang mengelit terlalu sakit untuk untuk ditafsir ,
Maruah dipijak perasaan terkoyak ,
lantas diperkotak katik sewenang-wenangnya ,'

Mengapa ku teringat bila cuba melupa ,
Mengapa daku menangis bila cuba tertawa ,
Derita dan sengsara itu memberi makna ,
Juga warna disetiap liku kenangan .

'nyonya'

Tuesday, October 28, 2008

Potret Kasih ,

Setiap detik kita bersama ,
Bagai berkurun terasa ,
Warna ceria sang pelangi,
Mewarnai kita,
Hilai tawa penuh bahagia,
Suka duka dikongsi bersama.

Kasih,
walau semalaman ta berjumpa,
Bagai berabad lamanya,
Cukup hanya mendengar suara ,
Hatiku melakar bahagia ,
Nyaman terasa bagai di syurga ,
Segalanya indah tika kita bersama ,

Kasih,
Walau sukar tuk aku melupakanmu ,
Namun ku gagahi jua ,
Takdir menemukan kita buat sementara ,
Ketahui lah kasihku,
Dirimu telah ku abadikan,
Dalam potret lukisan hatiku .

-nyonya-

Coretan .

Heartache is on my lips,
i forgave you but i'll never come back ,
i thought it would not be the same ,
what is the use of calling you a friend,
when uou don't even look in my direction,
is it same kind of abrubtion,
i get game you're playing gal,
he just that i don't want to play along,
i wanna forget you but ........
memories haunt me everywhere i turn,
tell me the truth , don't make me wait,
how would you feel if i did the same ,
can't u see that he's just a distaction ?
he's such a pain,
i guess we end right here,
From how we complete strangers to each other,
i don't know you and u don't know me ,
isn't that how you wanted it to be?
heartache in on my lips,
i'm not pathetic belive me.

-nyonya-